Fiuhhhh… serasa merdeka kembali jiwa ini, hari yang sangat bersejarah bagi gue dan karena gue bukan presiden, gue g sempet jadiin hari ini jadi hari libur nasional bahkan internasional,jadinya gue rayain sendiri aja dah, tapi hari kemenangan ini bukan Cuma milik gue aja tapi juga hari Kemenangannya para mahasiswa baru alias para CALON PEMIMPIN BANGSA yang baru saja menyelesaikan masa ospeknya, setelah 4 hari bergelut dengan tinta kecut warna orange, akhirnya gue bisa bikin hari raya sendiri…… :p
Dan ditulisan pertamax post Agustus kali ini gue bakalan tulis pengalaman asam,kecut,manis, pahitnya PKK MABA FISIP UB 2011 yang seharusnya gue tulis di diary FISIP gue sebagai salah satu tugas acara yang seru bin kecut ini(kecut karena celana dan baju ang gue pake, belum ganti sama sekali).
# PraPKK MABA FISIP 2011 (13 Agustus 2011, 05.30 – 10.00, 15.00 – 17.20)
Satu kata buat pagi ini, DINGIN COYYYYYYYYY!!!!!!!
Pagi pertama di kontrakan, mandi nya juga pagi banget bikin gue hypothermia sesaat.. sholat subuh sambil menggigil kayak kucing tetangga sebelah setelah dimandiin dah…
Tapi itu semua belum seberapa dibandingkan dengan apa yang gue rasakan saat pertama kalinya gue menginjakkan kaki memasuki Universitas yang katanya paling favorit, paling besar, dan paling mewah, paling baik, paling keren dan paling juga bohong.. :P
BANGGAKAH?, SENANGKAH?, TERHARUKAH? Dan JAWABANNYA “TIDAK!!!!!!!!”
Yang gue pikirin saat iu Cuma “TOILET”, sumpah gue g tahan abis dah, secara saat itu gue keburu banget takut telat dan Dinginnya itu lhoooooo… Ademmm benerrrrrrrrr….
Tapi saat aku bertanya kepada salah satu panitia yang kebetulan berpapasan di depan gue, “Permisi mas,, boleh tanya toiletnya sebelah mana ya mas??” dengan muke sok imutt(gue bukan homo),, lah kokk,, jawabnya “Tahan dulu dekkk!!!!” dengan muka densus 88 yang g jelas dan si mas mas yang sampai sekarang belum gue tahu namanya pun berlalu…*mungkin pembaca tahu apa isi hati saya jika ada di posisi saya saat itu yang lagi kebelet.. jadinya g usah dibicarain lagi ya gan,, takut kena pasal
310,311, dan 315 KUHP. ^.^