Seperti judul diatas gue mau bahas tentang KEJUJURAN, yang berasal dari kata jujur,dan hanya terdiri dari 3 huruf J,U,dan R. Tapi mengapa sangat sulit untuk kita realisasikan pada kehidupan sehari hari?????
"karena nasi sudah menjadi jujur" Mungkin jawaban tersebut benar apabila pertanyaan tersebut ditujukan kepada orang2 yang selama kehidupannya selalu diiringi dengan kebohongan dan kemunafikan di bumi ini,
tapi karena gue hampir(masih belum) termasuk binatang2 seperti itu jadi gue menjawab.............
mungkin salah satunya karena ketidakbiasaan jujur dan kebiasaantidak jujur mulai kecil, seperti yang terjadi di indonesia saat ini dmana seorang guru SD kepergok memberikan lembaran berisi jawaban Ujian Nasional kepada murid2nya, kasus tersebut jelas sangat memprihatinkan dimana tugas seorang guru berkewajiban memberikan pendidikan berupa ilmu maupun sikap yang baik dan salah satunya adalah sikap jujur. dan ironisnya lagi hal tersebut sudah lumrah di dunia pendidikan Indonesia dan mgkin lebih dari 50% atau bahkan 90% sekolah di Indonesia TIDAK JUJUR disaat ujian nasional, tidak hanya itu hal yang sama juga terus terjadi saat SMP dan SMA. Dan jangan salahkan para tikus tikus apabila Indonesia masih menjadi yang terkorup. Bagaimana tidak, wong SD aja sudah tidak jujur, apalagi kalo udah jadi pejabat????...........Koplakk!!
Seperti halnya murid2 lainnya gue juga punya beberapa pengalaman memalukan pada saat sekolah. Tapi meskipun memalukan, gue patut bersyukur karena bisa sekolah di sekolah yang setidaknya masih ada guru yang mengerti sekali akan kewajiban atas profesinya, dulu saat gue duduk di SMP kelas VII saat Ulangan Harian Sejarah yang pertama sekaligus Ulangan Harian pertama di SMP, pada saat itu gue bingung harus ngisi apa?,sempat terlintas ingin mengisi lirik lagu Radja atau bahkan lirik lagu peterband seperti yang gue lakukan di lks PPKN, tapi niat itu gue urungkan setelah melihat wajah si guru yang melihat gue sangar seolah wanita janda yang habis direbut suaminya dan yang merebut suaminya adalah gue sendiri. Beda jauh dengan wajah Sandra Dewi dan Alyssa Soebandono.
Kembali lagi ke Ulangan sejarah, setengah jam berlalu tapi lembaran jawaban gue masih kosong, entah apakah gue lagi kesurupan atau lagi mabok, yg jelas apa yang saat itu ada di dalam pikiran gue,’Gue harus ngerpek!’ kata2 itu terus mengalir melalui darah menuju otak gue,waktu smkin menipis gue lhat temen disekitar , mereka dengan tenangnya membuka buku dibawah kolong bangku dan menyalinnya seolah olah bukan ulangan, dan membuat diri gue iri, kenapa mereka bisa gue g?. Dan akhirnya gue perlhan lahan menaruh
buku ke dlam kolong bangku ,dan pada saat itu darah gue mengalir seribu kali lebih cepat dari mobil ferrari, jantung berdetak cepat bagai suara stik saat maen game Dragon Ball pada saat melakukan meteor atau adu kamehameha. Yess satu soal lgi, seolah misi ngerpek gue bakalan sukses, gue sdikit lebih santai dan melanjutkan mengerpek, tapi secara tidak sadar daritadi si guru selalu memperhatikan dan akhirnya saat kita berdua saling berhadapan tiba2 terlintas bayangan vocalis Avenged Sevenfold disebelah si guru sambil mengatakan Now Your Nightmare comes to life. Sungguh mati gue jadi pocong, guru gue berjalan ke arah gue dan mengambil buku yang ada di kolong lalu memulai duet dahsyat bareng Avenged Sevenfold!!.
Dan sejak kejadian tersebut image gue di hadapan hampir semua guru jelek banget, lebih jelek dari muka gue sendiri. Penyesalan memang datang belakangan tapi gue yakin ini bukanlah penyesalan yang tiada akhir, gue yakin ini adalah peringatan dari Allah S.W.T agar gue lebih jujur lagi dan hasilnya, Alhamdulillah meskipun gue g pernah ranking dari SMP sampai SMA, gue patut bangga karena gue ngerpek cuma dua kali seumur hidup(kalo nanya temen sering,nyontek apalagi).satu kali saat SMP, dan satu lagi saat ulangan kimia di SMA kelas XI. .
Nggak hanya itu, pengalaman gue saat SMA lebih parah lagi, pada saat try out kelas XII , hari itu gue datang telat banget, memang pada saat itu angkot yang gue pake lagi kejebur got, dan untungnya ada pahlawan bertopeng nolongin gue dan nganterin ke sekolah. “Terlambat”Hal kecil tersebut juga sudah jelas menggambarkan betapa tidak siapnya gue buat menghadapi Try Out pada saat itu, maklumlah “Cuma” Try Out, karena Cuma try out gue pun nyantai mengerjakan soal Bahasa Indonesia yang gue dapat, melihat soal yang hampir 10 lembar dan terdiri dari 45 soal pilihan ganda dan mengingat kondisi mata sedikit mengantuk gue pilih menggunakan bantuan call a friends, dan tanpa memikirkan pengawas tepat di depan gue, gue dengan santai bertanya pada temen gue. Dipikiran gue hanyalah kata2 “Cuma” try out saja dan karena itu, gue pikir pengawas juga g bakalan seketat celana renang gue, dan ternyata prediksi gue bener, bener bener salah. Si guru langsung menghampiri gue dan memutar kepala gue ke arah papan dan HAHHHHHHH.... surat Al Baqarah ayat 186
Dan acara mama Dedepun mundur jam tayang menjadi pukul 08.00 WIB.
Dari dua kasus tersebut dapat gue simpulkan ketidakjujuran juga bisa membuat kita malu, dan image kita menjadi jelek. Tapi g hanya itu ketidakjujuran juga dapat membuat diri kita selalu dihantui rasa was-was (lebih serem daripada di hantuin hantu beneran), masuk penjara dan yang paling serem adalah masuk neraka.
Enggak cuma jujur saat ulangan, jujur juga harus diterapkan pada kegiatan sehari-hari, seperti jujur dalam bercinta, kalo yang satu ini anda susah untuk jujur anda bisa menggunakan layanan hipnotis seperti di acara si Uya Kuya.
Dan perlu lu ketahui jujur itu sangat di sukai Allah, beberapa orang juga suka banget sama yang namanya jujur, jujur ayam, dan es jujur kacang ijo.
Dan dengan berakhirnya tulisan ini gue akhiri dengan Sumpah Palapa II, yang berbunyi “Saya Pemuda Pemudi Indonesia berjanji apabila kelak nanti menjadi pejabat ataupun wakil rakyat akan menjalankan tugas dengan jujur dan seamanah mungkin,dan apabila saya melanggar hal tersebut saya bersedia sehari sebelum panggilan ke KPK saya ijin ke Singapura dulu,, biasa... sebelum dipenjar liburan dahulu..”
Rabu, 15 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar