Rabu, 21 September 2011

JUST A NOTE


no more regrets.....no more complaints.....no more chagrin....
"JUST GO AHEAD"

FACE IT, think it is the best,and ENJOY IT

Mungkin kalian pernah merasa seperti yang pernah ku rasakan kalau "seharusnya aku tidak berada disini"

"Seharusnya aku berada disana", "seharusnya aku bisa mendapatkan lebih dari ini"

Atau bahkan kamu pernah merasa bahwa Allah S.W.T tidak adil terhadap kita??????

jika ia,, tarik nafas sejenak...., dan lepaskan  

 mari sejenak kita tengok kebawah .....







dan akhirnya aku pun berhenti.....di suatu gambar...
gambar itu adalah... 

berapa banyak kesempatan yang terlewati..
berapa lama sisa hidupku aku sia siakan...
dan apakah keluhanku akan menyelesaikan masalah??

 Penyesalan memang sangat sangat menyakitkan...
Tapi itu kenyataan... kenyataan yang harus dihadapi, dihayati dan di nikmati.. bukan untuk dihindari..
apalagi dipasrahkan...
sejak itu aku barulah berpikir… aku boleh berencana mengatur hidupku sebaik mungkin,, layaknya sang pelatih sepak bola yang berusaha mengatur formasi sebaik mungkin untuk mengalahkan lawan – lawannya.. dan setelah berada di lapangan semuanya itu ia pasrahkan kepada pemainnya, ia hanya bisa duduk cemas menghadapinya, jika ia menang ia mungkin bisa bangga pada dirinya sendiri karena dia beranggapan bahwa formasinya telah sukses.. tapi pada saat kalah,, mungkin dia bisa memarahi para pemainnya dengan berbagai alasan….

         Seperti yang terjadi pada tim nasional Indonesia saat ini… ketika baru2 ini kalah melawan Bahrain 0 – 2 di depan pendukungnya sendiri . .. lalu sang pelatih mengatakan “FUCK YOU ALL!!!!” kepada para punggawa timnas di saat itu,,, beberapa jam kemudian pemain2 yang merasa tidak terima dengan pertanyaan tersebut langsung membalas dengan statement yang kontra karena merasa bukan mereka juga yang salah,, tetapi pelatih juga ikut andil dalam kekalahan tersebut dan merasa perkataan tersebut tidak pantas mereka terima. lantas hujan dan badai kritikan dari pemain pun derasa menyambar pelatih .


                 Nah, jika timnas saja saling menyalahkan kesalahan bagaimana timnas mau maju?? Bagaimana timnas bs ke piala dunia???,,, semuanya saling memprioritaskan ego masing masing… jika kita tengok ke Manchester United dan Real Madrid.. aku tidak bisa membayangkan gimana jadinya kalau si bepe dilempar sepatu oleh si wim, seperti apa yang dilakukan oleh “SIR” ferguson kepada beckham, mungkin para pemain timnas lebih suka kalau dilatih oleh Syahrini
, yang paling g berkomentar “ ohh 2 – 0 ya,, tapi g papa, Alhamdulillah sesuatu banget mainnya ya…” Ahhhh sudahlah its not my business..
Balik maning nang topik..


Tapi aku bukanlah seorang pelatih,,, aku tak punya pemain untuk disalahkan,, yang patut aku salahkan hanyalah aku sendiri.. kenapa dulu aku tidak begini…??? kenapa dulu aku begitu..?? tak ada yang salah dalam formasi atau rencana yang kubuat dalam hidupku… kuliah di ITS,membuat sebuah inovasi baru dalam dunia informasi dan telekomunikasi, lalu aku akan melanjutkan studi ke luar negeri,, dan menjadi pemimpin bangsa yang baik …. Tapi apa yang terjadi,, aku terpental jauh dalam formasi yang aku buat… aku kini berada di Brawijaya dengan jurusan yang sama sekali jauh dengan target2ku yang lain… ilmu politik.
Jurusan yang baru aku denger saat hendak mengisi formulir SNMPTN, aku juga bingung kenapa aku mau menuruti rekomendasi dari temanku padahal aku tak tahu apa2 tentang politik dan acuh sekali dengan namanya berita apalagi buku2.


1:3(50:150), melihat ratio penerimaan dari jurusan ini yang besar, mungkin itu alasan aku mencari aman melihat peluang dari pil I dan keII yang sangat kecil. Tak berhenti di situ usahaku untuk memenuhi target utamaku saat itu,, kucoba mengikuti Ujian Masuk Politeknik Negeri dan aku juga gagal. Dan akhirnya aku pun berlabuh di Malang.
Sangat kecewa, sedikit depresi awalnya,,, dan akhirnya aku sadar bahwa aku hanyalah pemain yang sedang bertanding di kandang lawan yang masih melakukan debutnya, dan tentunya disini aku tidak berhak menentukan mau di posisi mana aku akan bermain, karena yang menentukan hanyalah dia yang paling tahu, dia yang paling pintar dan dialah pelatih, siapa pelatih itu?? Tentu saja Yang Maha Tahu dialah Allah S.W.T




Mau kerja apa aku nanti, mau jadi presiden??,, kerja jd konsultan politik??, politikus???.. Entahlah …Cita2ku menjadi seorang enginer mungkin sudah.....
Tapi InsyaAllah aku percaya inilah memang jalan saya,, karena saya percaya di dunia ini tidak ada yang namanya "kebetulan"
yang ada hanyalah "Takdir"!!!!

JUST..





















0 komentar:

Posting Komentar