Minggu, 29 April 2012

Diam di Kediaman

Hmmm...
Dinginnya angin malam perlahan tenggelam dalam kulit, 
meresap memasuki hati dan otak,
meninggalkan lubang lubang di dalamnya.
Menambah dingin aku yang sedang sendiri . 
Kucoba sejenak membayangkan kalian berada di sekitarku,
dan bergurau bersama binatang malam berharap dapat sdikit hangatkan suasana
hmm.. tapi ini tetaplah akhir pekan yang sepi.
Dmana aku tak bisa merasa benar benar berada di rumah.
Dmana aku tak bisa merasakan harmonisasi dari dinginnya angin malam dan api dalam hati.
Membuat aku merasa seperti berada di bawah air terjun saat musim hujan.
#29 April 2012

0 komentar:

Posting Komentar